Suplemen Terbaik Untuk Mata Rabun Jauh

Suplemen terbaik untuk MATA RABUN Jauh

Apakah pandangan anda buram ketika melihat objek jarak jauh?Anda mungkin mengidap Miopia (Rabun Jauh).

Suplemen Terbaik Untuk Mata Rabun Jauh

Suplemen Terbaik Untuk Mata Rabun Jauh  – Suplemen Terbaik Untuk Mata Rabun Jauh  Solusi terbaik untuk mata rabun yautu suplemen mata S lutena , yang berfungsi sebagai suplemen kesehatan mata terbaik untuk mata rabun. Jual Suplemen mata terbaik untuk mata rabun S LUTENA , harga S lutena terbaik untuk mata rabun , termurah dan tentunya produk yang ASLI ORIGINAL

Langsung hubungi CS disamping atau dibawah website ini untuk Anda yang ingin konsultasi , order ataupun pesan langsung di toko online terpercaya toko herbal pasarinternet , Toko Herbal shop TANGERANG . 

Apakah yang dimaksud dengan Miopia (Rabun Jauh)?

  • Miopia (rabun jauh) merupakan suatu kondisi dimana seseorang dapat melihat objek pada jarak dekat dengan baik (contohnya ketika membaca buku atau bekerja dengan komputer) tetapi mengalami gangguan ketika melihat objek yang jauh (contohnya rambu lalu lintas atau nomor bus). Miopia biasanya terjadi karena mata tidak dapat memfokuskan cahaya yang masuk untuk jatuh ke retina, bagian mata yang berfungsi untuk melihat.

Rabun jauh adalah kondisi mata yang menyebabkan objek yang dekat terlihat jelas sementara objek yang jauh terlihat kabur. Kondisi ini juga disebut dengan istilah miopia.

Tingkat keparahan rabun jauh sangat beragam dan berbeda-beda pada tiap penderita. Pengidap rabun jauh ringan umumnya tidak membutuhkan penanganan khusus. Sedangkan rabun jauh yang tergolong parah akan memengaruhi kemampuan melihat pengidapnya sehingga harus ditangani dengan seksama.

Apa penyebab Miopia (Rabun Jauh)?

  • Miopia disebabkan karena bentuk bola mata yang terlalu panjang, menyebabkan cahaya (dan data gambar yang dibawa dalam cahaya tersebut) jatuh di depan retina.

Pada kondisi normal, kornea atau lensa mata memiliki bentuk dan permukaan yang mulus sehingga bias cahaya yang masuk bisa terpusat pada retina. Tetapi lain halnya dengan pengidap rabuh jauh.
Kerusakan refraktif pada mata adalah penyebab utama rabun jauh. Kondisi ini terjadi jika cahaya yang masuk ke mata justru terfokus di depan retina dan bukan tepat pada retina. Inilah yang menyebabkan pandangan menjadi kabur.

Penyebab di balik kerusakan tersebut belum diketahui secara pasti. Para pakar menduga kondisi ini dapat dipicu oleh dua faktor utama, yaitu keturunan dan pengaruh lingkungan.

Anak-anak dengan orang tua yang mengidap rabun jauh memiliki risiko sekitar 30 persen lebih tinggi untuk mengidap kondisi yang sama. Pengaruh dari lingkungan juga berperan penting, misalnya terlalu sering membaca, menonton televisi, atau menggunakan komputer.

Gejala-gejala Rabun Jauh

Gejala rabun jauh dapat terjadi pada siapa saja dan dari segala umur. Tetapi kondisi ini umumnya mulai dirasakan oleh pengidapnya pada masa kanak-kanak hingga usia sekolah. Berikut ini adalah gejala-gejala rabun jauh yang muncul secara umum. Suplemen Terbaik Untuk Mata Rabun Jauh

  • Pandangan kabur saat melihat objek yang jauh sehingga sering menyipitkan mata, misalnya kesulitan melihat huruf di papan tulis.
  • Sakit kepala karena mata bekerja secara berlebihan.
  • Frekuensi mengedipkan mata yang berlebihan
  • Sering menggosok mata.
  • Terlihat tidak menyadari keberadaan objek yang jauh.
  • Gejala tersebut perlahan-lahan akan makin parah seiring bertambahnya usia dan perkembangan mata. Misalnya pada lansia, penurunan kemampuan mata biasanya berhubungan dengan terbentuknya katarak pada lensa mata.

Bagaimana saya dapat mengatasi Miopia (Rabun Jauh)?

Miopia dapat dikoreksi dengan menggunakan lensa cekung seperti pada kacamata atau lensa kontak. Alat bantu penglihatan ini membantu mata memfokuskan sinar yang masuk ke mata. Cara lain untuk mengkoreksi miopia adalah dengan operasi refraktif seperti LASIK, Epi LASIK dan implan lensa kontak. Selain itu dapat juga menggunakan Vitamin , Suplemen , obat herbal mata Slutena .

Apa itu S lutena Selengkapnya !!!

Suplemen Terbaik Untuk Mata Rabun Jauh

Suplemen Terbaik Untuk Mata Rabun Jauh

Video Testimoni Mata Rabun 

 

Pencegahan Perkembangan Rabun Jauh

Rabun jauh tidak bisa dicegah sepenuhnya. Meski demikian, ada beberapa langkah sederhana yang dapat Anda lakukan untuk melindungi mata serta mengurangi perkembangan kondisi Anda. Langkah-langkah tersebut meliputi:

  • Melindungi mata dari sinar matahari. Gunakan kacamata hitam saat bepergian di siang hari.
  • Memeriksakan mata secara rutin.
  • Menggunakan kacamata atau lensa kontak dengan ukuran tepat dan sesuai kondisi mata.
  • Mengenali gejala-gejala rabun jauh secara seksama.
  • Menerapkan pola hidup sehat, misalnya berhenti merokok serta meningkatkan konsumsi buah-buahan dan sayuran (khususnya yang kaya vitamin A).
  • Mengontrol penyakit kronis yang diidap, terutama diabetes dan hipertensi
  • Rutin konsumsi suplemen vitamin mata S lutena

Cara konsumsi S lutena untuk MATA  RABUN 

Terapi  dengan suplemen S LUTENA  perlu waktu bertahap dan pasti. Dosis yang dianjurkan untuk penyembuhan penyakit berat  atau dalam tahap gejala :

  • Untuk 3 bulan pertama dosis 3 x 5 kapsul sehari
    Untuk bulan selanjutnya disesuaikan dengan hasil dari tahap pertama, dan sebaiknya digunakan sebagai suplemen harian untuk menjaga dan mempertahankan kesehatan seluruh organ tubuh. Konsumsi dalam jangka panjang akan membuat tubuh menjadi lebih mudah dan yang terpenting tidak ada efek samping apa pun.

Berikut ini ada 5 hal penting yang harus diperhatikan ketika Anda memutuskan untuk mulai mengkonsumsi suplemen S LUTENA sebagai pilihan tepat untuk Suplemen , Vitamin mata untuk terapi kesehatan 

  • JANGAN SAMAKAN S LUTENA DENGAN OBAT

Ada yang menanyakan kepada kami: “Apakah setelah konsumsi S LUTENA, obat dokter boleh distop?” S LUTENA, S LUTEIN , SUPER LUTEIN , MIRTOPLUS bukan obat, melainkan suplemen nutrisi, jadi fungsi dan cara kerjanya berbeda dengan obat. Oleh sebab itu, jangan disamakan dengan obat. Kami juga tidak pernah menyarankan S LUTENA, S LUTEIN , SUPER LUTEIN , MIRTOPLUS  sebagai pengganti obat.

Jadi sebaiknya obat dokter jangan segera dihentikan, tetapi sebaiknya dikonsultasikan lebih dahulu kepada dokter. Setelah melakukan pemeriksaan kesehatan, biarlah dokter yang memutuskan apakah dosis obat sudah bisa diturunkan atau dihentikan sama sekali.

Obat biasanya langsung bereaksi pada bagian tubuh / penyakit yang akan diobati. Misalnya obat jantung, langsung bereaksi pada organ jantung. Atau obat darah tinggi, dapat langsung menurunkan tekanan darah. Atau obat diabetes, bisa segera menurunkan kadar gula dalam darah.

Berbeda dengan obat, S LUTENA, S LUTEIN , SUPER LUTEIN , MIRTOPLUS  seringkali tidak langsung bereakasi seperti yang kita inginkan. Reaksinya lebih ditentukan oleh kebutuhan masing-masing orang menurut kondisi kesehatannya. Organ atau bagian tubuh mana yang paling penting dan membutuhkan penanganan terlebih dahulu, biasanya itulah yang akan diprioritaskan pemulihannya, dan bisa juga terjadi proses pemulihan secara bersamaan pada beberapa organ tubuh.

Oleh karena itu, tidak perlu heran jika ada yang konsumsi S LUTENA, S LUTEIN , SUPER LUTEIN , MIRTOPLUS untuk menurunkan minus mata, namun ternyata sistem pencernaannya yang lebih dahulu diperbaiki. Ada pula yang ingin segera sembuh penyakit kataraknya, tapi ternyata gula darahnya dahulu yang dinormalkan. Ada yang mau penyakit glukomanya sembuh, tapi ternyata hipertensi dan kondisi liver-nya dahulu yang dipulihkan.

Selain itu, S LUTENA, S LUTEIN , SUPER LUTEIN , MIRTOPLUS juga punya beberapa kelebihan dibandingkan dengan obat kimia sintetis, antara lain:

  • Obat pada umumnya bersifat racun, sebaliknya S LUTENA justru membantu menetralisir dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh.
  • Obat bekerja 1 arah, misalnya obat penurun tekanan darah atau gula darah, harus dihentikan konsumsinya jika tekanan / gula darah telah mencapai batas normal, jika diteruskan mungkin dapat membahayakan kesehatan. Sedangkan S LUTENA bekerja 2 arah, jadi dapat membantu menormalkan tekanan darah yang terlalu tinggi ataupun rendah, sehingga tidak bermasalah jika terus dikonsumsi setiap hari walaupun tekanan / kadar gula darah sudah normal.
  • Obat efektif hanya pada organ / bagian tubuh tertentu, namun mungkin bersifat merusak pada organ tubuh lainnya. Tetapi S LUTENA bermanfaat bagi seluruh organ tubuh tanpa kecuali.
  • Obat umumnya mempunyai efek samping jika dikonsumsi dalam jangka panjang. Namun S LUTENA tidak ada efek samping, malahan sangat baik jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang.
    Dan lain-lain.

 

  • JANGAN UNTUK COBA-COBA

Tidak jarang orang membeli S LUTENA, S LUTEIN , SUPER LUTEIN , MIRTOPLUS  dengan maksud “COBA DULU deh… Kalo bagus, saya teruskan.” Tetapi karena S LUTENA, S LUTEIN , SUPER LUTEIN , MIRTOPLUS bukan obat, dan kebutuhan tiap-tiap orang berbeda, maka reaksinya seringkali tidak seperti yang diharapkan . Kebanyakan dari mereka berhenti konsumsi sebelum merasakan pemulihan kesehatannya.

TESTIMONI : Pada tahun 2010, ketika saya pertama kali dikenalkan SUPER LUTEIN (saat itu kami masih harus membeli produk di Salon Singapore, sebab Naturally Plus belum buka cabang di Indonesia), saya sangat takjub karena hanya konsumsi 4 kapsul saja, dalam tempo kurang dari 1 jam, penglihatan saya menjadi lebih terang dan dapat membaca tulisan yang semula berada di luar jarak pandang saya. Jadi sejak itu, saya selalu merekomendasikannya sebagai obat mata minus.

Suatu ketika ada seorang teman yang matanya minus 7 mencoba membeli SUPER LUTEIN (S LUTENA). Setelah habis 1 botol, ia tidak merasakan efek sama sekali pada matanya. Tetapi ia terus mengkonsumsi karena tubuhnya terasa lebih fit dan berstamina. Setelah habis 5 botol ternyata minus matanya juga belum turun sama sekali. Saya jadi malu, karena saya awalnya memang merekomendasikan produk ini untuk mata minusnya. Untung saja ia tidak berhenti konsumsi, sebab ketika mulai konsumsi botol ke-6, setiap bulan ia harus ganti kacamata karena minusnya turun terus.

Oleh sebab itu, bagi Anda yang “ingin coba-coba dulu”,   sebaiknya Anda jangan membeli S LUTENA saja. Daripada Anda kecewa karena telah membeli 1-2 botol tapi belum merasakan keajaiban khasiatnya, lalu menebarkan issue negatif tentang S LUTENA.

Jika Anda memang sudah memutuskan untuk mengkonsumsi, sebaiknya jangan hanya untuk coba-coba. Anda harus berkomitment untuk mengkonsumsi sampai pemulihan itu terjadi, karena tubuh Anda-lah yang lebih tahu, sebenarnya berapa botol S LUTENA yang Anda butuhkan. Jika kebutuhannya telah terpenuhi, kesehatan Anda tentu akan pulih dengan sendirinya.

Kalau memang Anda ingin mendapatkan kepastian apakah S LUTENA sungguh bermanfaat bagi kesehatan Anda atau tidak, kami sarankan Anda mencoba konsumsi secara rutin sesuai dosis yang disarankan, setidaknya selama 3 sampai 6 bulan, atau antara 10 sampai 15 botol [semakin berat penyakitnya, semakin banyak pula jumlah yang dibutuhkan tubuh]. Selain itu, Anda juga harus menjalani gaya hidup dan pola makan yang sehat.

Sebab salah seorang konsumen saya pernah mengeluhkan bahwa matanya masih buram walaupun sudah konsumsi S LUTENA sampai 10 botol dengan dosis 2×3 kapsul / hari. Tapi belakangan saya baru tahu dari isterinya bahwa suaminya itu tidak mau menghentikan kebiasaan merokok sehari 2 bungkus.

 

  • JANGAN KUATIR OVER DOSIS

Bagi penderita penyakit berat dan kritis (kecuali penderita sakit ginjal), umumnya kami selalu sarankan konsumsi dosis S LUTENA yang agak tinggi, yaitu: antara 3×3 kapsul / hari sampai 3×5-10 kapsul / hari. Tetapi untuk penyakit yang lebih ringan sekalipun, jika minum dosis yang lebih tinggi dari dosis normal (1×3 kapsul / hari), terbukti malahan dapat mempercepat reaksi pemulihan.

Seringkali orang kuatir over dosis dengan dosis S LUTENA yang kami sarankan dan mengurangi sendiri dosis yang dikonsumsinya. Akibatnya, reaksi pemulihan kesehatannya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan semula.

Tidak seperti obat-obatan kimia sintetis yang pada umumnya berbahaya jika dikonsumsi melebihi dosis yang direkomendasikan, S LUTENA diklaim tidak akan menimbulkan efek over dosis bila dikonsumsi di bawah 30 kapsul / hari. Tetapi sudah banyak orang yang membuktikan dengan mengkonsumsi S LUTENA hingga di atas 50 kapsul / hari tanpa mengalami over dosis.

General Manager PT. Naturally Plus Indonesia (2010-2013), Mr. Yasuhiro J. Itoga pernah membuktikan sendiri dengan cara minum langsung 100 kapsul / hari tanpa merasakan efek over dosis. Bahkan Mr. Raymond Chung (member Naturally Plus Malaysia) memberikan kesaksian bahwa di Naturally Plus Taiwan sudah pernah ada yang mencoba konsumsi SUPER LUTEIN (S LUTENA) sampai 4 botol (400 kapsul) / hari, ternyata juga tidak ada efek samping sama sekali.

  • JANGAN TAKUT EFEK SAMPING

S LUTENA (SUPER LUTEIN) pada dasarnya hanyalah suplemen nutrisi yang tidak mengandung zat kimia sintetis, sehingga jika dikonsumsi sesuai dengan dosis yang disarankan, tidak akan menimbulkan efek samping, walaupun dikonsumsi untuk jangka waktu yang panjang. S LUTENA aman bagi segala usia, bahkan sangat disarankan sebagai suplemen kesehatan bagi ibu hamil dan menyusui.

Yang mungkin muncul pada saat konsumsi S LUTENA adalah efek / reaksi pemulihan (healing crisis), tetapi reaksi itu juga tidak selalu terjadi dan bukan merupakan efek samping. Efek pemulihan adalah munculnya gejala serupa dengan gejala penyakit sebagai reaksi normal yang mungkin timbul pada saat sel-sel tubuh sedang dalam proses pemulihan. Reaksinya juga bertahap dan berbeda-beda pada setiap orang, tergantung pada kondisi kesehatannya.

Jika proses pemulihan kesehatan telah mencapai kondisi tertentu, maka gejala-gejalanya akan hilang dengan sendiri. 

%d bloggers like this: